Perayaan Syukur Anugerah Panggilan 24 Suster.
Sebanyak 24 suster merayakan anugerah panggilan mereka, terdiri atas 7 suster Kaul Pertama, 4 suster Kaul Kekal, 7 suster Pesta Perak (25 tahun), 2 suster Panca Windu (40 tahun), 1 suster Pesta Emas (50 tahun), dan 3 suster yang mensyukuri 60 tahun hidup membiara. Keberagaman tahap panggilan ini menjadi tanda bahwa Allah terus berkarya dalam hidup setiap pribadi yang menjawab panggilan-Nya dengan setia. Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Mgr. Dominikus Saku, Pr Uskup keuskupan Atambua didampingi para imam konselebran.
Atambua, 2 Juli 2026 – Suasana syukur dan sukacita memenuhi keluarga besar Suster Misionaris Abdi Roh Kudus (SSpS) saat merayakan Perayaan Syukur Kaul. Mengangkat tema “Syukur Tuhan karena begitu besar Kasih-Mu” (Yoh. 3:16), perayaan ini menjadi ungkapan iman yang mendalam atas kasih Allah. Dialah yang senantiasa setia menyertai perjalanan panggilan para suster dalam berbagai situasi serta tahapan hidup bakti mereka.
Bertolak dari bacaan Yesaya 54:10–17 dan Injil Yohanes 3:16–21, Bapak Uskup dalam homilinya mengajak umat, khususnya ke-24 yubilaris, untuk merenungkan kesetiaan Allah yang tidak pernah berubah. “Kasih setia Tuhan tidak akan pernah beranjak. Janji ini mencapai kepenuhannya dalam diri Yesus Kristus, Putra Tunggal yang dikaruniakan Allah demi keselamatan dunia. Kasih Allah yang begitu besar inilah yang menjadi dasar dari setiap panggilan sekaligus sumber kekuatan utama bagi para suster untuk terus hidup dalam kesetiaan.” Tegas Uskup Atambua.
Momen Puncak: Pengikraran Trikaul Suci & Mandat Misi
Suasana doa yang mendalam menyelimuti Gereja Katedral Atambua saat empat suster Kaul Kekal melantangkan janji suci mereka. Di hadapan Allah dan umat, mereka berikrar untuk setia hidup murni, miskin, dan taat. Keteguhan hati ini dikukuhkan dengan penerimaan salib misi ‘sebuah lambang nyata dari kesiapsediaan mereka untuk melangkah, diutus mewartakan Injil hingga ke ujung dunia, melampaui batas-batas negeri’.
Keempat suster tersebut adalah:Sr. Veronika Bele Bau, SSpS, yang menerima perutusan ke Provinsi Regina Angelorum Timor dan selanjutnya akan menjalani pelayanan misioner selama enam tahun di Papua Nugini melalui CCME; Sr. Sesilia Serfina Missa, SSpS, yang diutus ke Jepang; Sr. Bibiana Laumai, SSpS, yang diutus ke Timor Leste; serta Sr. Maria Reneldis Sutal, SSpS, yang menerima perutusan di Provinsi Timor. Pengutusan ini menjadi penegasan mendalam bahwa hidup sebagai seorang religius misionaris selalu bermuara pada satu misi suci, yaitu menghadirkan kasih Allah kepada semua orang tanpa batas.
Perayaan berlangsung dengan penuh khidmat sekaligus diliputi rasa sukacita. Kehadiran keluarga, para sahabat, perwakilan pemerintah daerah, umat, serta seluruh anggota kongregasi memperlihatkan bahwa panggilan bukanlah perjalanan seorang diri, melainkan buah dari doa dan dukungan seluruh Gereja. Di balik setiap kaul yang diikrarkan dan setiap tahun pengabdian yang dirayakan, tersimpan kisah kesetiaan Allah yang tiada henti membimbing langkah para suster dalam suka maupun duka.
Kemeriahan perayaan ini pun semakin semarak berkat pelayanan koor para frater SVD dari Ledalero yang mengiringi perayaan Ekaristi dengan nyanyian liturgi yang anggun, meriah, dan khidmat
Semoga perayaan ini menjadi inspirasi bagi kaum muda untuk berani membuka hati terhadap panggilan Tuhan. Perayaan ini juga menjadi pengingat bagi seluruh umat bahwa Gereja terus hidup karena kasih Allah yang tidak pernah berkesudahan, di mana orang-orang yang dipilih-Nya selalu dimampukan oleh kasih-Nya yang begitu besar.
By, Sr. Veronika Bele Bau, SSpS
