Live In Para Suster Balita-Alita Di Stasi St. Maria Fatima Tahon

                                                              dok.: foto bersama umat dalam gereja St. Maria Fatima Tahon

Pada tanggal 8-11 Pebruari 2024 tiga puluh (30) suster SSpS jenjang Balita – Alita (usia kaul kekal 0-12 tahun) melaksakanan kegiatan Live In di Stasi St. Fatima Tahon,  Paroki Ratu Damai Fulur. Para suster datang dari berbagai komunitas di wilayah pulau Timor: Komunitas Bello, Merdeka, Kiupukan, Biudukfoho, Halilulik, Atambua, Tenubot, Temkuna dan Lahurus.

Walau pun diguyur hujan yang sangat deras, para suster disambut dengan hangat dan penuh sukacita oleh Pastor Paroki Rm. Stefanus Boisala, Pr dan pastor rekan Rm. John Pilis, Pr bersama para suster SSpS komunitas Fulur dan umat stasi St. Fatima Tahon.

Rm. Stef dalam sambutan penerimaan mengharapkan agar kegiatan Live In  dapat membawa nilai – nilai positif dalam kehidupan umat di stasi Tahon khususnya dapat menumbuhkan benih panggilan di dalam hati anak – anak.

Sr. Yermia Hoar, SSpS sebagai koordinator Balita – Alita juga mengharapkan agar kegiatan live in bisa membawa suatu nilai positif baik bagi umat Stasi Tahon mau pun para suster sendiri. Semoga kehadiran para suster, tinggal bersama umat, melihat dan mengalami kehidupan para umat senantiasa  membawa sukacita, kegembiraan dan semangat dalam menjalani hidup dan panggilan masing-masing.

Beragam kegiatan yang dilaksanakan dalam Live in selama 4 hari di Stasi Tahon diantara: doa bersama keluarga-keluarga, katekese,sharing iman dan mengunjungi dan  menghantar Komuni Kudus kepada para jompo dan orang sakit. Para suster juga mengadakan rekoleksi interen dengan tema “ Menjadi Pembawa Belaskasih Allah di Tengah Dunia yang Terluka.” Rekoleksi ini dipimpin oleh Sr. Patrisia Bria SSpS. Moment ini diadakan evaluasi program dan pemilihan kepengurusan yang baru periode 2024-2026.

Selain itu para suster juga mengadakan aksi Laudato Si bersama aparat desa, pihak keamanan (tentara)  dan sekelompok umat  menanam anakan pohon lindung seperti mahoni, jati putih dan bambu di daerah sekitar sumber air. Para suster berharap agar pohon yang di tanam disekitar sumber air dapat bertumbuh dengan subur dan di jaga oleh umat sehingga mata air tidak kering dan tidak terjadi longsor. Sementara itu anakan pohon buah yang dibawa para suster seperti jambu, asam mangga, pepaya dan lain-lain diberikan kepada keluarga-keluarga untuk ditanam dipekarangan rumah atau di kebun.

Pada hari Minggu 11 Peberuari 2024 bertepatan dengan Hari Orang Sakit Sedunia, para suster merayakan Ekaristi bersama umat Stasi St. Fatima Tahon.  Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Pastor paroki Rm. Stefanus Boisala, Pr dan koor dimeriahkan oleh suara-suara merdu dari para suster.

Sr. Elga Rafu, SSpS sebagai ketua Balita-Alita dalam sambutannya mengucapkan limpah terimakasih kepada Pastor Paroki-pastor rekan dan seluruh umat stasi St. Maria Fatima Tahon yang terbuka menerima kehadiran para suster. Pastor paroki berharap semoga kehadiran para suster membawa berkat bagi umat stasi Tahon, terutama anak-anak dan remaja puteri bisa tertarik masuk kongregasi SSpS.

Setelah perayaan ekaristi para suster, yang berprofesi sebagai tenaga medis (dokter dan perawat)  mengadakan pengobatan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis bagi seluruh umat. Para suster juga membagi makanan tambahan gizi kepada anak-anak, membagi pakaian bagi anak-anak dan perlengkapan bayi. Sementara suster-suster yang lain mengadakan aksi panggilan bersama anak-anak SD, SMP, SMA dan OMK di dalam gereja.

Umat stasi St. Maria Fatima Tahon merasa senang dan bahagia menerima para suster untuk tinggal bersama mereka. Banyak pengalaman yang telah di bagikan bersama; ada sukacita, damai, kekuatan dan kasih persaudaraan.

Berita/Laporan: Sr. Rosdiana Mooy, SSpS

Foto: Alita-Balita

Editor: Sr. Innes Maximiliani Amuntoda, SSpS
KomKom SSpS Timor

Komunitas Talitakum Kupang Gelar Doa Bersama Lintas Agama untuk Para Korban Perdagangan Manusia

SSpS Timor News: Memperingati Pesta  St Josephine Bakhita dan Hari Doa Internasional Serta Kesadaran Menentang Perdagangan Manusia, Komunitas Talitakum Kupang  yang di koordinir oleh Sr. Fransiska Romana Yasmini RVM dan Sr. Fransiska Snae SSpS, mengadakan Doa Lintas Agama Dengan Tema : Perjalanan Bermartabat, Mendengar, Bermimpi Dan Bertindak.

Tujuan utama dari pringatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran yang tentang fenomena perdagangan orang sekaligus kesempatan untuk merefleksikan tindakan kekerasan dan ketidakadilan yang semakin marak yang sangat berdampak dalam kehidupan banyak orang. Kegiatan doa bersama ini diadakan  di Aula SMPK St Theresia Kupang, dihadiri Pendeta dari Gereja Masehi Injili Timor, Perwakilan Agama Budha, Muslim dan juga perwakilan Orang Muda Gereja Protestan,  para suster, pastor dan Frater dari berbagai konggregasi  SSpS (Sevarum Spiritus Sancti), RVM (Religious of the Virgin Mary), OCD ( Ordo Carmelitarum Discalceatorum) FDCC (Figlia Della Carita Canossiana), CDD (Congregatio Discipulorum Domini), CM (Carmelite Misionaries), CMF  (Cordis Mariae Filii)  anak-anak Asrama asuhan para suster SSpS serta Anak-anak SDK Canosiana

Kegiatan ini diawali dengan doa pembuka dan berkat yang dibawakan oleh Pater Berto,  OCD, dan dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Mars Komunitas Taltakum dan dilanjutkan lagi dramatisasi perjuangan St. Bhakita oleh anak-anak SDK Canosian. Sr. Ligia FDCC menjelaskan secara lebih detail Santa Bhakita dan perjuangan hidupnya dan kemudian diangkat menjadi pelindung korban kekerasan dan perdagangan manusia. Pendeta Emmy Sahertian juga berbagi cerita dan pengalaman melalui video-video terkait kasus kekerasan dan perdagangan manusia dan bagaimana menangani kasus-kasus yang telah terjadi. “ Jaman sekarang banyak orang melakukan kejahatan dan penjualan manusia dengan bermodalkan HP (handphone). Melalui media sosial seperti FB (Facebook, WA (whatsapp) dan media sosial lainnya dengan iming-iming pekerjaan  bagus dengan gaji yang tinggi; ada juga tawaran beasiswa kuliah di luar negeri dan lain sebagainya.” ungkap Pendeta Emmy. Lebih lanjut ia menghimbau agar para pemuda-pemudi dan kaum perempuan agar tidak tergiur akan tawaran-tawaran yang menggiurkan yang nantinya akan menyusahkan diri sendiri dan juga banyak pihak.

Sr. Fransiska Romana Yasmini, RVM selaku koordinator Komunitas Talitakum Kupang, dalam sambutannya  menyampaikan rasa syukur dan terimakasih  kepada semua yang berkenan hadir dan terlibat dalam kegiatan ini. Mengakhiri kegiatan ini, Sr. Deviyani Lada SSpS mewakili tokoh-tokoh agama dan seluruh tarekat religius yang hadir membawakan doa untuk para korban kejahatan dan perdagangan manusia. Semua peserta yang hadir bersatu dan bersepakat  menolak segala bentuk  kekerasan dan perdagangan manusia.

Kegiatan ini ditutup dengan doa untuk para korban kejahatan kemanusiaan terutama perdagangan manusia yang dibawakan oleh Sr Deviyani,SSpS.

Untuk diketahui, Hari Doa Dan Kesadaran Internasional Menetang Perdagangaan Manusia, dirayakan secara resmi pada tahun 2015 pada 08 Pebruari bertepatan dengan Pesta Santa Bhakita, pelindung para korban kejahatan dan perdagangan manusia.

Berita/Laporan: Sr Deviyani Lada, SSpS

Editor: Sr. Innes Maximiliani Amuntoda SSpS
KomKom SSpS Timor

 

Peringati Pesta St. Bakhita, Pelindung Para Korban Human Traficking; Forum Peduli Perempuan Dan Anak SSpS Timor Gelar Doa Damai

SSpS Timor News: Bertepatan dengan Pesta St. Bahkita pelindung para budak/korban perdagangan manusia dan menjelang Pemilu tanggal 14 Februari 2024, Sr. Sesilia Ketut, SSpS selaku koordinator Forum Peduli Perempuan dan Anak (FPPA) Provinsi SSpS Timor, bersama para suster komunitas St. Imakulata Atambua  menggelar doa Pemilu damai dan doa bersama bagi para korban Human Trafficcking. Dalam doa Pemilu Damai didaraskan doa rosario mulai dari Gua Maria Katedral Atambua menuju gua Maria FPPA Komunitas St. Maria Immaculata Atambua yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Belu Egidius Nurak, Kepala Kesbangpol Kabupaten Belu, elemen-elemen pemeritah yang terkait, Pendeta Skholatika dari Gereja Betel Atambua, para suster dan calon SSpS Timor serta umat dan komunitas-komunitas peduli human trafficking.

Doa bersama ini sebagai bentuk harapan agar Pesta demokrasi 2024 berjalan dengan damai, aman dan kondusif serta sebagai bangsa yang besar kita mendapatkan pemimpin yang adil, jujur, berintegritas dan punya kepedulian kepada rakyat kecil secara khusus para korban Human Trafficking. Selain itu tujuan dari digelarnya doa damai sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban human trafficking sekaligus sebagai aksi tolak perdagangan manusia dan Tindakan-tindakan diskriminatif terhadap kebebasan kaum marginal.

Membuka seluruh rangkaian acara doa pemilu Damai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Belu, Bapak  Egidius Nurak, memberi apresiasi atas inisiatif dan kesediaan para suster SSpS Timor memfasilitasi doa pemilu damai. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Sr. Sesilia Ketut, SSpS bersama para suster sekalian karena telah menyelengarakan kegiatan doa bersama dengan tujuan utama agar Pemilu 14 Februari 2024 mendatang boleh berjalan dengan damai”

Ini merupakan satu sumbangsih besar bagi bangsa kita, tentunya kita berharap pemilu kita nanti dapat berjalan damai dan aman dan seluruh masyrakat Indonesia terutama semua yang hadir disini dapat menggunakan hak suaranya sehingga bisa memilih pemimpin negara sesuai dengan harapan kita dan dapat membawa Indonesia semakin sejahtera”

Menutup kegiatan doa bersama pemilu damai dan doa Tolak Human Trafficking Koordinator FPPA Provinsi Regina Angelorum Timor Sr. Sesilia Ketut, SSpS mengucapkan terima kasih atas dukungan pemerintah dan kehadiran masyarakat mendukung kegiatan ini sekaligus mengajak semua elemen masyarakat untuk terus mendoakan proses pemilu yang sedang berlangsung dan terus mendoakan para korban human trafficking agar para korban memperoleh kebebasan, keadilan serta perdagangan orang tidak lagi terjadi.

Berita/Laporan: Sr. Veronika Bele Bau, SSpS

Foto/Dok: KomKom SSpS Timor

Editor: Sr. Innes Amuntoda, SSpS
Komkom SSpS Timor

 

Komunitas SSpS St. Klara Tenubot Rayakan Pesta Santo Arnoldus Janssen Bersama Anak-anak Panti Asuhan, Orangtua Kaum Religius dan Biarawan-Biarawati Di Lingkungan Sekitar Biara

 

Pesta Santo Arnoldus Janssen Dok. Komkom SSpS Timor

 

SSpS Timor News; Komunitas St. Klara Tenubot merayakan Pesta Santo Arnoldus dengan penuh sukacita bersama para postulan, anak-anak Panti Asuhan,  orang- tua para religius, dan komunitas-komunitas religius yang berada di sekitar Biara. Perayaan syukur ini dipimpin oleh Pater Mikhael Rusae SVD dan di dampingi imam konselebran Pater Marselo, Sch dan Pater Yanto, Sch. Para Postulan membawakan sebuah dinamika kreatif yaitu  tarian Belaskasih

Dalam kotbahnya Pater Mikhael menyampaikan beberapa catatan penting yang menjadi satu keprihatinan gereja dewasa ini yaitu kehidupan keluarga-keluarga kristen yang akhir-akhir mengalami banyak persoalan bahkan terjadi keretakan yang mengakibatkan perceraian dalam gereja Katolik. Pater juga menyoroti soal kesetiaan sebagai pengikut Kristus dan secara khusus bagi kaum terpanggil. “ Hendaklah kita selalu berkanjang dalam kesetiaan kepada Yesus Tuhan dan Guru kita. Santo Arnoldus Janssen adalah sosok yang setia dan teguh dalam iman akan Allah. Kesetiaannya itu terpancar dari relasi yang intim dengan Yesus melalui doa yang intens. Ia selalu mencari kehendak Allah dalam dalam doa-doanya yang tak kunjung putus. Dalam doa inilah ia menemukan kehendak Allah dengan  mendirikan tiga tarekat misi yang besar,” ungkap Pater Mikhael.

Sr. Arnolda Seran SSpS Pemimpin komunitas mengatakan, “ pesta Arnoldus Janssen tahun ini berbeda dengan tahun tahun sebelumnya, dimana kami selalu merayakan dalam komunitas bersama para postulan. Tetapi untuk tahun ini kami ingin merayakan bersama anak-anak panti, orangtua para imam, suster, bruder, frater yang berada di lingkungan sekitar biara serta komunitas-komunitas religius disekitar biara, seperti Tarekat FSGM, OFM bersama calon-calon, dan komunitas Ordo Scholapio dan calon-calon. “ Kami ingin berbagi kegembiraan dan sukacita bersama sesama di sekitar kami, bahwa Bapa Arnoldus itu bukan milik kita semata-mata tetapi milik seluruh umat. Ini kesempatan yang baik untuk membangun jejaring dan relasi yang akrab baik dengan umat mau pun sesama religius,” tandas Sr Arnolda.

Sebelum kami merayakan Pesta Bapa Arnoldus pendiri tarekat kita, kami juga mengadakan Ibadat Triduum bersama para postulan, dan orangtua-keluarga  dari  para religius di lingkungan sekitar biara. Kerinduan terbesar kami adalah memperkenalkan semangat dan kebajikan Santo Arnoldus Janssen kepada umat dan kongregasi religius lain di sekitar biara kita. Selain dari  itu, kita juga harus memperkenalkan mimpi dan semangat misi Bapa Pendiri, Santo Arnoldus Janssen, “ Semoga Allah Tritunggal hidup dalam hati kita dan dalam hati semua orang. Dan semoga hati Yesus sumber kasih juga hidup dan meraja dalam hati semua orang. Salah satu semangat dari Bapa Arnoldus adalah Belaskasih dan kami juga mewujudkan semangat ini kepada sesama di sekitar kami. Tahun ini SSpS merayakan Tahun Belaskasih. Kami komunitas merayakan tahun belaskasih ini dengan berbagi sukacita dan kegembiraan dengan anak-anak Panti Asuhan dan sesama di sekitar kami.“ ungkap Sr. Arnolda

“Suasana keakraban dan kegembiraan terjalin dalam kebersamaan ini. Kami saling membantu dan melengkapi, berbagi cerita satu sama lain, mendengarkan, saling melayani satu sama lain.  Beberapa orang tua kaum religius membantu kami untuk urusan konsumsi sampai memberekan urusan dapur. Kami senang dan bahagia karena orangtua kaum religius punya rasa memiliki kami sebagai bagian dari keluarga mereka. Perayaan syukur ini kami rangkai dengan makan bersama dan kemundian dilanjutkan dengan  rekreasi menari bersama. ” pungkas Sr. Arnolda.

Perayaan Ekaristi Syukur ini dimeriahkan oleh koor dari para postulan SSpS Timor.

Berita/Laporan: Sr Innes Maximiliani
KomKom SSpS Timor
Foto/Dok: Sr. Esy Yosina Kase, SSpS

SMK Swasta Katolik Kusuma Atambua Rayakan HUT Sekolah ke-48 dan Pelindung Sekolah

 

SSpS Timor News: Bertepatan dengan Pesta Santo Arnoldus Janssen 15 Januari 2024, SMK Swasta Katolik Kusuma Atambua yang bernaung dibawah Yayasan Regina Angelorum milik SSpS Provinsi Timor, merayakan Misa Syukur Ulang Tahun Sekolah yang ke-48 tahun dan pesta Pelindung Sekolah. Perayaan syukur ini berlangsung di kompleks sekolah Raibasin, Desa Halifunan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu. Perayaan Ekaristi syukur ini dipimpin oleh Pater Petrus Salu SVD diawali dengan dinamika  kreatif  Tarian Belaskasih yang dibawakan oleh para postulan SSpS Timor

Sr. Agustin Bete Kiik, SSpS Kepala Sekolah SMK Swasta Katolik Kusuma Atambua mengatakan, “ menyambut pesta pelindung sekolah dan HUT sekolah, kami mengadakan beberapa kegiatan yang bernuansa jasmani dan rohani. Kegiatan jasmani berupa perlombaan-perlombaan antar kelas seperti vokal solo, pidato, tarian kreasi, pertandingan bola kaki dan bola volly putra-putri dan jalan santai bersama. Aneka perlombaan ini sebenarnya untuk meningkatkan minat dan bakat para peserta didik.”

Selain kegiatan jasmani ada juga kegiatan rohani. Tahun ini kami  mengadakan ibadat Triduum bersama peserta didik dan pendidik sebelum merayakan pesta Arnoldus Janssen yang menjadi pelindung sekolah, bertempat di Aula St. Arnoldus Janssen Biara SSpS Atambua.” tandas Sr. Agustin. Ibadat Triduum ini bertujuan agar kami semua baik peserta didik dan pendidik mendalami kepribadian dan kebajikan-kebajikan Santo Arnoldus Janssen.” Untuk tahun ini kami mendalami kebajikan Santo Arnoldus sebagai seorang misionaris yang berhati Global. Kami berharap para peserta didik menjadi misionaris kecil yang memiliki semangat juang yang tinggi, tangguh dan siap sedia menerima tantangan dunia global saat ini. Dan para pendidik diharapkan juga menjadi misionaris awam  yang berhati global, yang memiliki hati yang merangkul penuh kasih,  melayani dengan tulus dan serta hati yang berdedikasi dan berkorban  untuk masa depan anak-anak bangsa dan gereja, tandas Sr. Agustin

“ Semoga visi dan misi Santo Arnoldus Janssen Bapa pendiri Tarekat SSpS  yaitu Hiduplah Allah Tritunggal dalam Hati kita dan dalam Hati banyak orang terwujud melalui lembaga pendidikan SMK Kusuma. Peserta didik dan pendidik nantinya akan menjadi garam dan terang dunia, menebarkan kasih Allah Tritunggal melalui kesaksian hidup mereka baik dalam tindak dan tutur kata, “tambahnya.

Sr. Immelda Maria Obe, SSpS Pemimpin Provinsi dalam sambutannya mengatakan, “ Santo Arnoldus Janssen itu seorang Misionaris yang beriman teguh dan visioner. Apa yang dia yakini, itulah yang dilakukan. Arnold Janssen juga memiliki hati yang global, yang mampu merangkul seluruh dunia. “

Lebih lanjut Sr Immelda mengatakan“ kami putra-putri Arnoldus Janssen berkarya di lima benua dan kami sangat percaya bahwa spiritnya yang berhati global dan mencintai dunia pun turut menjiwai hati kami sebagai anak-anaknya baik itu SVD mau pun SSpS dan SSpS AP. Hari ini adalah hari istimewa bagi kami semua. Kami hadir disini sebagai Ibu untuk memberikan spirit bagi peserta didik dan pendidik, orang tua murid, para alumi-alumnus serta tamu undangan. Semoga spirit Bapa Arnoldus Janssen menjiwai kita, hidup dalam hati kita dan dalam hati semua orang, seperti doa Bapa Arnoldus; Semoga Hati Yesus hidup dalam hati kita dan dalam hati semua orang, “ pungkasnya.

Perayaan syukur ini dihadiri para kepala sekolah SMK se-kabupaten Belu, orang tua siswa dan tamu undangan serta sejumlah suster, ari komunitas Atambua, Tenubot dan Raibasin dan para postulan.

 

 

Berita: Sr. Innes Maximiliani SSpS

Foto: SMKK Kusuma Atambua