SMKS Kusuma Atambua resmi meluncurkan “Dapur Flobamorata” Peresmian dilakukan langsung oleh Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, S.Si., Apt., didampingi Bupati Belu, Willybrodus Lay, S.H., beserta rombongan. Dapur Flobamorata hadir untuk menyajikan beragam pangan lokal khas Nusa Tenggara Timur di Unit Produksi SMKS Katolik Kusuma, Kelurahan Tulamalae, Kecamatan Kota Atambua, Kabupaten Belu, Senin (30/3/2026).
Suasana hangat menyambut kedatangan rombongan Gubernur NTT sekitar pukul 08.00 WITA oleh keluarga besar suster SSpS Provinsi Timor, guru, dan siswa. Dengan iringan tarian penuh sukacita dari siswa-siswi SMKS Katolik Kusuma Atambua, rombongan dihantar menuju Dapur Flobamorata. Prosesi peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan dilanjutkan dengan pemantauan fasilitas dapur oleh Gubernur beserta rombongan.
Dalam sambutannya, Gubernur NTT mengapresiasi peluncuran Dapur Flobamorata di SMKS Katolik Kusuma Atambua. Menurutnya, kehadiran fasilitas ini membuktikan bahwa masyarakat NTT, khususnya di Kabupaten Belu, kini telah memiliki wadah khusus untuk memasarkan pangan lokal.
“Hari ini saya sangat bersyukur bisa hadir di peluncuran Dapur Flobamorata. Ini menunjukkan bahwa Kabupaten Belu sudah mempunyai tempat pangan lokal khas NTT,” ungkap Gubernur. Lebih lanjut, beliau menegaskan instruksinya kepada seluruh ASN Provinsi NTT yang melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Belu atau yang bekerja di Belu untuk wajib mengunjungi Dapur Flobamorata. “Minimal seminggu sekali ASN provinsi harus makan di sini supaya dapur ini tetap hidup dan karya siswa SMK memiliki pasar,” ujarnya.
Gubernur NTT juga mengingatkan para pejabat untuk memberikan contoh yang baik dengan menghargai karya lokal melalui pembayaran yang pantas. “Suster, jaket yang saya dan Bupati pakai ini harus dibayar,” ujar Gubernur Melki yang menekankan pentingnya tidak menerima pemberian secara gratis. Sebagai aksi nyata, beliau bersama rombongan membeli berbagai produk pangan dan kerajinan di Dapur Flobamorata dengan nilai belanja mencapai Rp1 juta.
Gubernur menekankan pentingnya pengembangan keterampilan bagi siswa SMKS Katolik Kusuma Atambua agar dapat menciptakan produk yang memiliki nilai jual. Beliau berharap setiap SMK di Kabupaten Belu dapat menghadirkan unit usaha serupa untuk menonjolkan potensi dan produk unggulan di setiap sekolah.
Menyajikan aneka olahan khas seperti jagung, pisang, dan umbi-umbian, Dapur Flobamorata hadir dengan pilihan menu mulai dari makanan berat hingga hidangan penutup. Hal ini menjadi bukti kompetensi siswa-siswi SMKS Katolik Kusuma Atambua dalam berinovasi dan bersaing di dunia usaha. Dengan mengangkat bahan lokal sebagai menu utama, sekolah ini menunjukkan komitmennya dalam melestarikan dan mengembangkan kekayaan pangan asli NTT.
Dukungan penuh juga datang dari Kepala Sekolah, Sr. Agustina Bete Kiik, SSpS, serta para suster dan tamu undangan yang hadir untuk menyaksikan peluncuran sekaligus mencicipi berbagai kuliner khas di Dapur Flobamorata.
By Pricillia Mishela Bere (Siswa SMKS Katolik Kusuma Atambua)

