“Senandung Syukur” Pesta Pelindung Tk St. Joseph Freinademetz Bello

Keluarga besar TK St. Joseph Freinademetz Bello dalam nada syukur pada pesta pelindung dan syukur atas akreditasinya sekolah, 29 Januari 2026. Ungkapan syukur ini di rangkai dalam Ekaristi Kudus yang dipimpin oleh P. Jimmy Hayon, SVD Misionaris Mozambik dan pentas seni budaya oleh anak-anak TK.

“St. Joseph sebagai misionaris, Ia pergi tinggalkan kampung halamannya Oeis, di Tyrol Italia bagian Selatan, dan tidak pernah kembali – Ia tidak libur seperti saya yang sedang berlibur. Ia berlayar dengan kapal laut menuju Cina. Menghabiskan sebagian besar hidupnya di wilayah Shantung. Ia bekerja keras membangun gereja, melayani umat, berjalan bersama umat dalam suka dan duka terutama di masa-masa sulit. Ia menghadapi banyak tantangan seperti penganiayaan Boxer. Ia tidak pernah meninggalkan umat Shantung sekalipun ia memiliki kesempatan untuk keluar dari Cina. Ia memilih untuk tetap tinggal bersama umat yang dia layani bahkan ia pun meninggal sebagai orang Cina setelah terserang penyakit tifus”, cerita Pater Jimmy dalam homilinya dan anak-anak tenang mendengarkan dengan antusias. Perayaan Ekaristi dimeriahkan oleh koor anak-anak Tk St. Joseph Freinademetz.

Pesta pelindung sekolah dan upaya mengsukseskan proses akreditasi pada tanggal 8 Agustus 2025 menjadi moment yang patut disyukuri. Keluarga besar TK St. Joseph Freinademetz Bello berterima kasih kepada tim asesor ibu Adelina Nubatonis dan bapak Soni Benu dari kabupaten TTS. “Tanggal 2 Desember 2025, kami terima berita yang selama ini kami nantikan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang. Kami sangat gembira ketika mendengar bahwa TK St. Joseph Freinademetz terakreditasi dengan nilai A”, ungkap Sr. Rebeka, SSpS.

Selaku kepala sekolah Ibu Elfrida Nesi, S.Pd mengucapkan terima kasih atas setiap bantuan dan dukungan serta kerjasama dari orang tua, para guru dan para suster bagi perkembangan TK. St. Joseph Freinademetz. “Mari kita jadikan sekolah ini layak dan berkualitas bagi anak-anak kita” ajak ibu Elfrida.

Sementara Sr. Aloisia Teti, SSpS (dewan Provinsi SSpS Timor),  dalam sambutanya berpesan dan mengajak para guru, orang tua serta para suster SSpS untuk terus membangun kerja sama yang baik, mendidik dan merawat anak-anak dengan kasih sayang yang seimbang. Seperti Motto  St. Joseph Freinademetz. “Satu-satunya bahasa yang dimengerti oleh semua orang adalah bahasa cinta”.  Maka dengan bahasa cinta dan  pelayanan penuh kasih, kita akan menghasilkan generasi yang berkualitas dan mampu berkembang dalam iman, pengetahuan dan kasih.

Sesudah perayaan Ekaristi diadakan pentas seni; Dance, tarian daerah dan nyanyian yang dibawakan oleh anak-anak Tk St. Joseph Freinademetz. Terlihat setiap anak tampil memukau. Anak-anak memiliki keyakinan kuat terhadap kemampuan, kualitas, dan penilaian diri sendiri, yang diproyeksikan melalui sikap tenang, berani, dan positif di hadapan pengurus Komite, orang tua, para guru, para suster SSpS se-komunitas probanis dan komunitas Bello serta semua yang hadir dalam perayaan syukur ini.

Mari kita dukung anak-anak dan keluarga besar TK St. Joseph Freinademetz dengan cara kita masing-masing.

Sr. Veronika Bele Bau, SSpS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *