Pendidikan

Resmikan Edotel – SMKK Kusuma Atambua

SMK Katolik Kusuma Atambua di tahun 2020 terpilih menjadi salah satu sekolah pusat keunggulan Central of Excellence (CoE) in the particular sector hospitality oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Dirjen Pendidikan Vokasi Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan. SMKK Kusuma telah melukis sejarah dalam hidupnya. Kala itu, di tahun 1976 saat didirikan SMKK Kusuma cuma memiliki dua jurusan; Tata Boga dan Tata Busana. Di umur 40-an SMKK Kusuma telah menambah jurusan; Akomodasi Perhotelan, Usaha Perjalanan Wisata dan Asisten Keperawatan dengan 915 siswa-siswi.

Tim SMKK Kusuma menetapkan peresmian Edotel, Rabu, 24 Maret 2021, tanggal ini bertepatan dengan kunjungan kerja Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat di Kabupaten Belu. Peresmian Edotel SMK Katolik Kusuma Atambua terdaftar dalam agenda kunjungannya. Gubernur NTT menandatangani prasasti dan menggunting pita sebagai tanda diresmikannya Education Hotel Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Katolik Kusuma Atambua di Raibasin Desa Manleten Kecamatan Tasifeto Timur.

Bersama rombongan Gubernur NTT di sambut meriah oleh siswa-siswi dan guru-guru serta para Suster SSpS di SMK Kusuma Atambua-Raibasin, dengan tarian bidu dan dram band, dan pertunjukan hasil kerja siswa-siswi dari tiap-tiap jurusan, serta Fashion Show dari Jurusan Busana Butik.

“Saya gembira sekali dengan apa yang ditampilkan siswa-siswi. Untuk menghasilkan suatu produk butuh perjuangan dan proses yang begitu Panjang. Saya akui karya mereka yang luar biasa ini. Suatu karya membutuhkan intelektual, sehingga yang dihasilkan adalah suatu karya intelektual” ungkap Gubernur NTT.

Lanjut, Pak Viktor mengatakan orang muda yang memiliki semangat yang baik seperti tarian likurai merupakan suatu performs exotic budaya NTT yang begitu kaya. “Kadang kita bangga lihat orang punyai, sedangkan punyai kita sendiri, tidak kita banggakan,” tandas Pak Gubernur.

Program utama prime mover ekonomi pada tourism adalah mimpi besar Provinsi NTT khusus dibawah pemerintahan Viktor Bungtilu Laiskodat, dan mimpi ini telah terbukti dalam karya para Suster SSpS lewat SMK Katolik Kusuma Atambua yang telah memberi kontribusi yang sangat luar biasa dalam rangka membangun SDM pariwisata.

Menutup sambutannya, Gubernur NTT memberikan apresiasi terhadap karya- karya yang dihasilkan oleh siswa-siswi SMKK Kusuma dengan memberi penghargaan. Mulanya, Gubernur NTT memanggil 5 folenteer dari siswa-siswi yang hadir untuk mengambil bagian dalam quick quiz. Bagi yang jawabannya benar akan mendapat hadiah uang tunai 1 juta rupiah dan 500 ribu rupiah. Quick quiz akhirnya berkembang menjadi 12 siswi. Quick quiz ini menganimasi sekaligus memotifasi siswa-siswi untuk berani mengungkapkan pendapat dan pandangan mereka di forum yang resmi dan dihadapan banyak orang.

Sr. Agustina Bete Kiik, SSpS Kepala Sekolah SMK Katolik Kusuma Atambua dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Gubernur NTT dan Ibu Gubernur yang selalu mendukung pertumbuhan dan perkembangan dunia pendidikan dalam memajukan wilayah NTT hingga tingkat Nasional dan Internasional.

“Terima kasih atas bantuan-bantuan berupa DAK maupun APBN yang selama ini kami terima dari provinsi melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT berupa; bangunan ruang kelas baru, ruang praktek, dan sarana-prasarana sehingga kami bisa memiliki fasilitas dan peralatan yang berstandar industry” kata Sr. Agustin, SSpS.

Diakhir sambutan Sr. Agustin memakaikan sebuah jaket modifikasi tenunan motif Belu yang tergambar peta NTT kepada Viktor Bungtilu Laiskodat. Jaket ini merupakan hasil desain siswa-siswi jurusan Busana Butik yang adalah  bukti terima kasih mereka.

Kerjasama dapat terjalin jika ada pengertian dan apresiasi serta dukungan dari kedua pihak yang berkolaborasi dalam membangun masa depan manusia NTT.

Sr. Arnolda Seran, SSpS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *