Hari ini 15 Januari 2026 merupakan momen bersejarah bagi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Swasta Katolik Kusuma Atambua, yang didirikan oleh Para Suster Kongregasi Suster-Suster Misi Abdi Roh Kudus (SSpS) 50 tahun yang lalu. Hari berdirinya SMAKS Kusuma bertepatan dengan pesta Santo Arnoldus Janssen pendiri tiga tarekat misi; SVD, suster SSpS dan Suster SSpSAP. “Menoleh untuk Menata” merupakan tema yang diusung oleh Lembaga Pendidikan SMKS Katolik Atambua dalam merefleksikan perjalanan setengah abadnya.
Awal didirikannya SMKS Katolik Kusuma Atambua untuk memberikan pendidikan kejuruan berkualitas yang mengedepankan nilai-nilai agama dan karakter pada remaja putri. Semangat misioner yang diwariskan Santo Arnoldus Janssen menjiwai para pionir yang terus berjuang untuk mengembangkan lembaga pendidikan ini. Seiring berjalanannya waktu, SMKS Kusuma Atambua tumbuh dan berkembang dengan pesat dan di kenal di seluruh kalangan masyarakat lokal, nasional dan internasional. Melihat kebutuhan Masyarakat Lembaga pendidikan ini mulai menerima putera-putera untuk di didik.
Program Kejuruan
SMKS Kusuma Atambua saat ini memiliki enam program kejuruan dengan tujuan mengoptimalkan potensi lokal dan menghadapi tantangan industri global. Ada pula program kejuruannya:
- Kuliner
Lewat program ini, Siswa diajarkan teknik memasak berbagai jenis masakan mulai dari masakan tradisional Nusa Tenggara Timur, masakan Indonesia klasik, hingga masakan internasional. Mereka belajar tentang manajemen dapur, keamanan pangan, serta inovasi produk kuliner yang dapat dikembangkan menjadi usaha mandiri. “Beberapa dari kami sudah buka usaha rumah makan, dan banyak dari kami yang bekerja di rumah makan, kafe, atau bekerja di hotel berbintang dan restoran ternama di dalam dan luar daerah”, cerita alumni.
- Busana
Program Busana fokus pada pembelajaran desain busana, teknik menjahit profesional, manajemen produksi, serta pemasaran produk. Siswa dilatih untuk mengembangkan kreativitas dalam merancang busana yang tidak hanya menarik secara visual tetapi juga sesuai dengan kebutuhan pasar. Selain itu, program ini juga mengajarkan pemanfaatan bahan lokal seperti tenun ikat tradisional dari berbagai daerah di NTT untuk menciptakan citra produk khas NTT.
- Usaha Perjalanan Wisata (UPW)
Bekal program ini, Siswa belajar tentang perencanaan perjalanan, manajemen destinasi wisata, pemasaran pariwisata, bahasa asing untuk keperluan pariwisata, serta pengetahuan tentang budaya dan alam lokal. Program ini bekerja sama dengan berbagai pihak termasuk dinas pariwisata daerah, asosiasi wisatawan lokal, dan perusahaan perjalanan untuk memberikan pengalaman praktik langsung kepada siswa. Alumni program ini banyak yang bekerja sebagai pemandu wisata profesional, manajer di perusahaan perjalanan, atau bahkan mendirikan usaha perjalanan wisata sendiri.
- Perhotelan
Program Perhotelan mengajarkan seluruh aspek manajemen hotel mulai dari operasional resepsionis, housekeeping, food and beverage service, hingga manajemen keuangan dan pemasaran hotel. Siswa mendapatkan pembelajaran praktis di laboratorium hotel yang dirancang menyerupai lingkungan kerja sebenarnya, termasuk kamar tamu contoh, area restoran, dan ruang resepsionis. Program ini memiliki kemitraan dengan beberapa hotel berbintang di Kupang, Bali, dan di daerah Indonesia lainnya untuk program magang siswa, sehingga mereka dapat memperoleh pengalaman kerja langsung di lingkungan industri yang profesional.
- Kesehatan
Program Kesehatan fokus pada pembelajaran keperawatan dasar, kesehatan masyarakat, manajemen fasilitas kesehatan, serta pengetahuan tentang nutrisi dan kesehatan reproduksi. Siswa diajarkan untuk memberikan pelayanan kesehatan dasar yang berkualitas, baik di lingkungan rumah sakit, puskesmas, maupun dalam bentuk layanan kesehatan masyarakat. Banyak alumni program ini yang melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi untuk menjadi perawat profesional atau bekerja sebagai tenaga kesehatan di berbagai fasilitas kesehatan di daerah.
- Spa dan Kecantikan
Merupakan kejuruan yang relatif baru. Program Spa dan Kecantikan telah berkembang pesat. Siswa belajar tentang teknik perawatan spa tradisional dan modern, manajemen salon dan spa, keamanan produk kecantikan, serta konsultasi kecantikan yang sesuai dengan jenis kulit dan kondisi tubuh klien. Program ini juga mengintegrasikan pengetahuan tentang bahan alami lokal seperti rempah-rempah dan tanaman obat yang dapat digunakan dalam produk perawatan spa dan kecantikan. Alumni program ini banyak yang bekerja di salon dan spa berkelas dan ada juga yang membuka usaha perawatan mandiri.
Perayaan
Menyongsong 50 tahun SMKS Kusuma Atambua menggelar serangkaian pertandingan (awal Oktober 2025) yakni; Futsal antar SMP, fashion show, storytelling, tarian kreasi dan mewarnai. Diadakan juga kegiatan Rohani: rekoleksi bagi Orang tua siswa, para siswa dan guru. Sedangkan kegiatan jalan santai (Rabu 14/1/2026), yang diikuti semua siswa, guru, suster dan alumni. Pada 5 titik penting di kota Atambua, ke 6 program jurusan mendemostrasikan apa yang telah mereka pelajari dan praktekan saat magang. Atraksi ini mengundang masyarakat se-kota Atambua menyaksikan dan mengalaminya. Serangkaian kegiatan ini diadakan untuk mengenang jasa dan menghormati perjuangan para pendahulu yang telah menghantar sekolah mencapai usia emas.
Raibasin, Atambua 15 Januari 2026, wilayah pengembagan SMKS Kusuma Atambua dan Edo Hotel menjadi tempat Perayaan Ekariti Syukur 50 tahun SMKS Kusuma Atambua dan syukur 25 tahun pengabdian 5 guru; Sr Maria Fatima Seran, SSpS, Ibu Rana, Ibu Yani, Ibu Ina dan Ibu Mia. Misa syukur ini di pimpin Pater Iren Lolon, SVD (Wakil Provinsial SVD Timor). Kepada para jubilaris lembaga ini menyematkan cincin penghargaan dan terimakasih.
Pesan dan kesan
“Momen 50 tahun ini menjadi titik balik bagi SMKS Kusuma Atambua untuk menoleh melihat usaha para pendahulu dan proses perjalanan lembaga ini yang berkembang dan memberikan kontribusi bagi pendidikan di Nusa Tenggara Timur. Lembaga ini juga perlu melihat ke depan dengan tetap berpegang pada nilai-nilai spiritualitas yang diwariskan Santo Arnoldus Janssen, dan terus menata perkembangan lembaga ini dengan berkomitmen untuk menjadikan lembaga pendidikan kejuruan ini, yang tidak hanya menghasilkan lulusan ahli di bidangnya, tetapi juga dapat melahirkan pribadi yang memiliki integritas, rasa tanggung jawab sosial, dan semangat untuk berkarya bagi kemajuan bangsa. Perayaan 50 tahun ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal dari babak baru dalam upaya kita untuk memberikan pendidikan kejuruan yang lebih baik dan lebih relevan dengan kebutuhan zaman”, ungkap kepala sekolah Sr. Agustina Bete Kiik, SSpS dalam sambutan.
Sementara ibu Ernesta Bau mengatas namai alumni dalam sambutannya mengatakan, “SMKS Katolik Kusuma Atambua telah mencetak ribuan alumni yang berkontribusi aktif dalam berbagai sektor kehidupan masyarakat, baik di sektor pemerintahan, usaha mikro kecil menengah (UMKM), bidang profesional, maupun sebagai wirausahawan mandiri.”
Selanjutnya pemotongan tumpeng dan pementasan tradisi seni budaya likurai oleh siswa/siswi dengan koreografi tarian moderen 50 tahun SMKS Kusuma, yang dipadukan dengan kostum tradisional yang dikenakan sebagai wujud nyata untuk terus menjaga kearifan lokal dan melestarikan nilai-nilai budaya.
Hadir pula dalam syukur 50 tahun SMKS Kusuma perwakilan dinas pendidikan Provinsi, Sr Provinsial bersama anggota dewan Provinsi SSpS Timor, para Imam Tuhan, para alumni, orang tua siswa dan tamu undangan baik dari bidang pendidikan maupun dari industri-industri terdekat.
Sr. Emauela Talan, SSpS

