Sosial

FPPA SSpS Timor bagi Sembako

Forum Peduli Perempuan dan Anak (FPPA) SSpS Timor bagi sembako dan masker kepada 50 kepala keluarga orang tua murid dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Mawar Melati yang adalah sekolah milik SSpS Timor dengan penanggungjawab Sr. Sisilia Ketut Sukmawati, SSpS di Haliulun, Kelurahan Fatubenao Kecamatan Kota Atambua, Kabupaten Belu – NTT.

Sembako yang dibagikan berupa beras, super mie instan, tepung terigu, telur dan bahan-bahan lainnya untuk membuat roti, kepada 30 KK dan 20 janda kemarin, Jumat, 24 April 2020. Yang membantu proses pembagian sembako ini Sr. Aloisia Teti – Provisial SSpS Timor, Sr. Maria Elma Habu  dan Sr. Eligia Aek Klau.

Mereka yang mendapat sembako dan maskter adalah warga baru (Timor Leste). Penghasilan mereka sehari-hari dari kebun. Tanaman sayur yang mereka miliki di pekarangan rumah di jual di pasar Atambua dan sekitarnya. Mereka juga membeli sayur dari para petani di tempat lain dan di jual. Tanah untuk berkebun pun bukan tanah milik mereka melainkan tanah milik penduduk lokal sehingga biasanya hasil yang diperoleh di bagi sesuai perjanjian yang telah di sepakati oleh kedua belah pihak. Selama masa karantina hasil kebun yang di jual tidak mencukupi kebutuahn harian mereka. Selain pembeli yang sepi hasil kebun mereka pun tidak semuanya berhasil karena curah hujan yang tidak menentu. Ada yang bekerja sebgaia ojek dan penghasilan tergantung dari pemasukan harian mereka maka selama masa karantina penumpang pun berkurang. Situasi ini memprihatinkan jika virus corona berlangsung lama, apa yang bisa kita lakukan dengan situasi dari saudara-saudari kita ini?

“Kami beri sembako yang dapat kamu olah untuk makan bersama dalam keluargamu selama masa karantina ini. Pakai masker yang kami beri jika kamu mau keluar rumah supaya mencegah terjangkitnya Virus Corona. Dengan ini kita sudah berusaha memutuskan rantai Virus Corona” himbau Sr. Sisilia Ketut. Sementara Sr. Aloisia Teti, ketika membagikan sembako beliau memberi semangat kepada keluarga-keluarga agar tetap giat bekerja, berdoa dan terus berjuang untuk mengantisipasi terjangkitnya virus corona.

“Ibu bapak dan saudari-saudara kalau kita lihat lebih jauh tenyata ada makna di balik masa karantina ini; kita bisa berada bersama keluarga. Biasanya tiap hari bapak ke kebun, anak pergi ojek dan mama ke pasar waktu untuk berada bersama jarang karena masing-masing sibuk, bukan? Kami beri sembako ini sebagai bukti bahwa ibu bapak adalah bagian dari kami. Kita ini satu kelurga. Kami beri apa yang kami miliki sebab kami turut merasakan kekurangan yang ibu bapak alami. Kami juga rindu kunjung keluarga-keluarga di Haikrik dan Haliulun” ungkap Sr. Aloisia.

Selain pembagian sembako dan masker, FPPA juga membagi leaflet mengenai anti kekerasan dalam Rumah Tangga, anti human trafficking dan informasi mengenai pencegahan covid 19.

Sembako dan masker yang dibagikan mendapat sambutan hangat dari warga Haliulun. “Ini pertama kali kami terima sembako dan masker selama masa karantina. Terima kasih FPPA SSpS Timor!” kata salah satu warga yang mendapat bantuan sembako dan masker dan tidak mau disebutkan namanya.

Sr. Maria Vianney Rua, SSpS

4 thoughts on “FPPA SSpS Timor bagi Sembako

  1. Mantap para susterku Tetap terus bersemangat dlm doa dan dlm melayani semua mereka yg sangat membutuhkan bantuan kita dlm situasi yg sulit ini.. Salam dri South Africa. Tuhan memberkati..

  2. Para susterku SSPS TIMOR terkasih, trimkkash karna menyalurkan kasih TUHAN kepada sesama. Satu dlm doa
    Dari Ecuador.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *