Putra-Putri Arnoldus Janssen Provinsi Timor Adakan Lokakarya dan Retret AJS Gabungan Di Nenuk

  “BERKOBAR – KOBAR DALAM SEMANGAT GENERASI PENDIRI”

Komkom SSpS Timor News: Tim AJS Provinsi SSpS dan SVD Timor menyelenggarakan Lokakarya dan Retret Gabungan untuk para Novis SVD dan SSpS  selama 3 minggu Timor bertempat di Biara St. Yosef Nenuk. Para peserta berjumlah 33 orang, yang terdiri dari 26 Frater Novis dan 7 suster Novis SSpS.

Kegiatan ini dibuka dengan perayaan Ekaristi pada Selasa,06 Februari 2024, pukul 08.00 Wita, di Aula Biara St. Yosef Nenuk. Perayaan Ekaristi dipimpin oleh  P. Yohanes  Eduard, SVD (Provinsial SVD Timor) bersama para Socius Novisiat St.Yosef Nenuk. Dalam kotbahnya Pater Provinsial meminta para LokRetan untuk sungguh- sungguh  memanfaatkan moment ini dengan tinggal dan berakar dalam kasih Tuhan. Diakhir perayaan Ekaristi, kegiatan tersebut dibuka secara resmi dengan pemukulan gong oleh P. John Edu, SVD sebagai  provinsial SVD Timor, Sr. Filomena Bui,SSpS sebagai anggota Dewan Provinsi SSpS Timor dan 2 orang perwakilan dari para LokRetan.

Bertolak dari tema umum, “Tinggalah Dalam kasihKu” (Yoh. 15:19)  kami peserta LokRetan  dibekali dengan berbagai input yang diberikan oleh para pemateri diantaranya: Pater Karni Doman, SVD,  (Magister Novis) Pater Aris Gah, SVD,  P. Iden Tober, SVD, P. Mikhael Taneo, SVD, P. Edi Agun, SVD, P. Linu, SVD,  Br. Vinsen Knaofmone, SVD, Sr. Fridolianti Seran, SSpS,  (Maagistra Novis) Sr. Filomena Bui, SSpS (Pendamping Novis) dan Sr. Rosa Da Lima, SSpS. (Tim AJS SSpS Timor)

Kami mendalami materi tentang Sejarah Spiritualitas Arnoldus Janssen, Latar Belakang Spiritualitas Generasi Pendiri, Lima unsur Teologis Generasi Pendiri, Pertumbuhan dan Perkembangan Kapitel General SVD dan SSpS, juga materi tentang Kaul-kaul yang perlu dihayati dalam mengikuti Yesus yaitu kaul Kemiskinan, Ketaatan dan Kemurnian. Dan untuk lebih memperdalam pemahaman akan input- input yang telah diberikan, para LokRetan diajak untuk mengalami kasih Allah dalam kontemplasi Life History melalui nama-nama penuh kenangan cinta, pencinta- pencinta anonim, mengalami cinta Allah dalam penderitaan dan mengalami cinta Allah dalam alam semesta.

Setelah mendengarkan input para LokRetan diberi pertanyaan – pertanyaan refleksi agar  lebih mendalami input yang diberikan. Selanjutnya  para LokRetan pun masuk dalam kelompok basis untuk mensharingkan hasil refleksi dan kemudian diplenokan pada sore hari.   Kelompok basis yang dimaksudkan ialah kelompok generasi pendiri yakni kelompok St. Arnoldus Janssen, St. Yosef Freinademetz, Beata Maria Helena, Beata Yosepha Stenmanns, Muder Mikhaela, dan kelompok para bruder. Didalam kelompok-kelompok ini kami pun terbuka untuk berbagi pengalaman akan Allah melalui sharing kelompok dan berani menyumbangkan kreativitas dan menampilkannya dalam bentuk dramatisasi tentang latar belakang keluarga, karakter dan spiritualitas dari setiap generasi pendiri yang telah dibagikan.

Puncak dari kegiatan Lokakarya adalah Retret Terbimbing selama 8 hari. Kami membuka retret ini pada tanggal 19 Pebruari malam tepat pukul 20.00 Wita.  Pembukaan Retret  dipimpin oleh P. Kons Talung, SVD. Para pembimbing retret diantaranya adalah P. Lukas Uran, SVD, P. Kons Talung, SVD, Sr. Laurensina Namok, SSpS, Sr. Emiliana Bere, SSpS, Sr. Rosa Da Lima, SSpS. P. Karni Doman,SVD,  P.Aris Gah,SVD,  P. Iden Tober, SVD, P. Mikhael Taneo,SVD, P. Edi Agun, SVD, P.Linu,SVD, Br. Vinsen Knaofmone, SVD, Sr. Fridolianti Seran, SSpS,   dan Sr. Filomena Bui, SSpS.

Kami sangat bersyukur dan berterimakasih karena mendapat kesempatan untuk memperdalam hidup rohani melalui kontemplasi yang dilaksanakan sebanyak 4 kali dalam sehari  dan kemudian mensharingkannya kepada pembimbing sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Melalui teks-teks yang diberikan, kami pun dihantar untuk menyadari kasih Allah yang tak bersyarat, dan  kami pun mampu membuat komitmen pribadi dan mempersembahkannya dalam perayaan Ekaristi penutupan Retret.

Kegiatan Lokret  AJS ini ditutup pada 27 Pebruari 2024 dengan misa penutupan yang dipimpin oleh P. Yohanes  Eduard, SVD (Provinsial SVD Timor). Pemukulan gong oleh Pater  Yohanes Eduard SVD, Provinsial SVD Timor dan Sr. Immelda Maria Obe, SSpS Provinsial SSpS Timor dan perwakilan dari 2 lokretan sebagai tanda kegiatan Lokakarya dan Retret Gabungan AJS ditutup secara resmi.

Berita: Novis Sr. Maria Petrodina dan Sr.Carla Hello

Foto: Sr. Fridolianty Seran, SSpS

Editor: Sr. Innes Maximiliani SSpS
KomKom SSpS Timor

Klinik Pratama St. Antonius Betun, Rayakan Natal Dan Tahun Baru Bersama Para Jompo, Penderita Sakit dan Berkebutuhan Khusus di Wilayah Betun Dan Sekitarnya

 Natal Bersama Para Jompo, dan Berkebutuhan Khusus Wilayah Betun dan Sekitarnya

Pada Pesta Kanak-Kanak Suci, Martir tanggal 28 Desember 2023,  Klinik Pratama St. Antonius Betun mengadakan Misa Syukuran Natal dan Tahun Baru bersama para jompo, orang sakit dan berkebutuhan khusus, yang berada di kota Betun dan wilayah sekitarnya termasuk wilayah Alas-Kobalima. Misa syukur ini dimulai pada pukul 10.00 witeng, di pimpin oleh Deken Malaka, Pater Roni Moensaku. SVD, dihadiri juga Sr. Teodorin Bone, SSpS Ketua Yayasan Kesehatan Maria Virgo, Sr. Laurensina Mamok, SSpS Pemimpin Komunitas, dan Kepala Desa Wehali-Malaka, serta para suster sekomunitas.

Pater Roni Moensaku dalam kotbah mengatakan, ” Merayakan Natal dalam moment seperti ini adalah  sesungguhnya kita mengenang kembali Cinta Kasih Allah yang begitu besar kepada manusia sehingga memberikan Putere-Nya yang tunggal menjadi manusia, tinggal bersama kita  dan mengalami hidup sebagai manusia biasa seperti kita. Allah Sang Emanuel yang menjelma itu senantiasa masuk dalam kehidupan dunia kita, merasakan suka-duka hidup kita. Merayakan Natal sesungguhnya merayakan  keberpihakan Allah kepada kita. Bukti Allah berpihak kepada kita dengan mengirim orang-orang baik sebagai penyalur Kasih-Nya dan menjumpai kita hari ini. Kebersamaan kita hari ini dan bingkisan-bingkisan kecil yang nanti akan kita terima adalah hadiah Natal dari Bayi Mungil Yesus sendiri melalui kebaikan hati  para dermawan yang sungguh mencintai  dan peduli dengan kita. Kita patut bersykur karena Klinik Pratama St. Antonius Betun telah menjadi penyalur kasih Allah kepada sesama yang sakit, yang sudah lanjut usia dan berkebutuhan khusus. Siapa saja  yang memiliki hati yang peduli terhadap yang kecil dan sederhana, terpinggirkan,  mereka pun  telah mewakili gereja memberi perhatian khusus kepada para jompo dan semua yang berkebutuhan khusus. ” Kita semua diajak untuk peka dan memberi perhatian kepada sesama disekitar kita; lansia, mereka yang sakit, juga yang berkebutuhan khusus, ” tandas Pater Roni.

Sr. Teodorin Bone, SSpS, Ketua Yayasan Maria Virgo dalam sambutan menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada semua pihak yang dengan penuh kerelaan dan ketulusan hati memberi perhatian yang besar kepada para jompo, yang sakit dan yang berkebutuhan khusus di wilayah Malaka. ” Terimakasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah memberikan bingkisan kado natal untuk saudara-saudari kita. Kepada PT. Washeng Keke Mandiri, yang sangat peduli dengan kaum kecil dan sederhana, juga kepada Klinik Pratama St. Antonius Betun yang telah menjadi sarana penyalur kasih dan kebaikan Allah bagi yang sakit dan menderita. Terimakasih berlimpah juga kepada Sr. Angela Salome, SSpS kepala Klinik Betun bersama seluruh Staf dan Bapak Robi Tei Seran Kepala Desa Wehali yang telah bekerja bersama-sama, saling membantu mempersiapkan segala sesuatu sehingga acara syukuran ini berjalan dengan baik dan lancar penuh sukacita. Terimakasih berlimpah juga kepada Pater Deken yang telah meluangkan waktu memimpin misa syukur ini, juga sudah memberkati para pasien di klinik dan semua yang hadir dalam perayaan syukur ini, secara khusus para jompo, dan yang berkebutuhan khusus. Tuhan akan mengganjari setiap perbuatan baik kita dan semoga kita semua menjadi penyalur berkat bagi sesama yang lain,  ” ungkap Sr Teodorin.

Setelah perayaan ekaristi dilanjutkan dengan beberapa rangkaian acara diantaranya; makan siang bersama, acara  hiburan dan pembagian kado Natal. Sebanyak 175 bingkisan kado Natal yang diberikan kepada para jompo, orang sakit dan berkebutuhan khusus. Ada juga acara hiburan dari anak-anak berkebutuhan khusus yang diwakili oleh Dedy. Anak Dedy menyumbangkan beberapa lagu menghibur semua yang hadir dengan suaranya yang merdu. Para jompo pun tak ketinggalan, dengan sukacita mereka pun menyumbangkan beberapa lagu untuk menghibur semua yang hadir.  Semua oma-opa, anak-anak  berkebutuhan khusus dan semua yang hadir saling berbagi kegembiraan merayakan sukacita Natal Kristus.

Sukacita Misa syukur Natal bersama ini dimeriahkan oleh Koor dari staf Klinik St. Antonius Betun bersama umat dari Kletek dan anak-anak praktek SMK Arnoldus Betun.

Salam Damai Natal Dan Bahagia Tahun Baru 2024

 

 

Berita/Laporan: Sr. Angela Salome, SSpS dan Randi (Klinik Betun)

Foto-foto: Randi dan Sr. Angela Salome, SSpS

Editor: Sr. Innes Amuntoda SSpS
KomKOm SSpS Timor

 

Rekoleksi Para Novis SSpS Timor Menjelang Pesta Pelindung Komunitas Novisiat

Menjelang pesta pelindung Novisiat yaitu Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam, 16  suster Novis SSpS Timor (10 Novis I dan 6 Novis II)  mengadakan rekoleksi  pada tanggal 22-24 November 2023  di Rumah Novisiat Halilulik. Para suster Novis II yang sedang mengalami praktek di komunitas-komunitas pun berkumpul untuk melaksanakan kegiatan ini. Rekoleksi ini dibuka pada 22 November malam dan ditutup pada tanggal 24 siang, dengan pembimbing rekoleksi Sr. Fridolianti Seran, SSpS  (Magistra Novis) dan dan Sr. Filomena Bui, SSpS (Pendamping Novis)

Tema Umum rekoleksi adalah: “DIA SETIA MENUNGGU-KU” dengan inspirasi Biblisnya  dari Injil Yohanes 1:35-4. Kami juga dituntun untuk merenungkan beberapa sub tema kecil yang sangat berkesan dan  sekaligus menantang kami untuk melihat kehendak Tuhan dalam diri kami.

Hari pertama kami mendalami tema “APAKAH YANG KAMU CARI?” Untuk menjadikan tema ini bagian dari diri kami,  maka kami dituntun melalui kontemplasi terbimbing, refleksi, sharing bersama dan input-input yang membantu kami untuk menjawabi pertanyaan “apa yang di cari sebagai seorang Novis?”

Sr. Fridolyanti Seran, SSpS dan Sr Filomena Bui SSpS membantu kami dengan dinamika sederhana agar kami bisa menemukan jawabannya. Kami diminta untuk memilih salah satu barang yang sudah disiapkan yang sangat menarik mata dan menyenangkan hati. Kamipun membiarkan diri untuk dibimbing oleh Roh ke mana Ia  menuntun kami untuk berlangkah.

Hari kedua kami mendalami tema;“BAGAIMANA ENGKAU MENGENAL AKU?” yang didasarkan pada perjumpaan awal Natanael dengan Yesus  dalam kisah Injil Yoh 1:45. Di sini, kami diajak untuk menyadari dan merasakan bagaimana Yesus mengenal diri  secara pribadi lebih dalam daripada kami mengenal diri kami sendiri. Dia mengenal kami secara utuh dan sempurna. Sesi ini di akhiri dengan beberapa pertanyaan penuntun yang membantu kami untuk melihat diri sejauh mana kami secara pribadi telah mengenal Yesus dan sesama yang ada di sekitar kami?

Setelah makan siang kami melanjutkan rekoleksi dengan berziarah ke Gua Maria Lokomea-Lurasik, 30 menit perjalanan dari komunitas Novisiat-Halilulik. Di sana kami berdoa Rosario dan merayakan Ekaristi kudus bersama Romo Ino Bere Nahak, Pr.  Sebelum merayakan Ekaristi Kudus kami mendapat pelayanan sakramen pengakuan dari Rm. Ino Bere. Setelah perayaan ekaristi kami pun kembali ke Novisiat-Halilulik

Hari ketiga, kami mendalami sebuah tema yang juga menarik untuk direfleksikan yakni “AKU DAN KOMUNITAS”. Tema ini menghantar kami untuk semakin menyadari akan pentingnya hidup berkomunitas yang mana di dalamnya terdapat orang-orang yang dipanggil khusus untuk menjadi pengikut-Nya yang juga masih manusia yang memiliki kelebihan dan keterbatasan.

Rekoleksi pun ditutup pada hari Sabtu, 25 November tepat pukul 11.30 dengan ibadat singkat yang dipimpin oleh Sr. Carla dan Sr. Febri. Dalam ibadat ini, kami di ajak untuk mengungkapkan komitmen untuk di pertanggung jawabkan dalam hari-hari hidup selanjutnya. Selama dalam hari-hari rekoleksi kami juga mengadakan adorasi setiap malam dari jam 20.00-20.45.

Puncak dari Rekoleksi adalah kami merayakan Pesta Kristus Raja Semesta Alam Pelindung Komunitas Novisiat pada hari Minggu, 26 November. Kami merayakan Ekaristi Kudus bersama para suster Komunitas Halilulik. Perayaan Ekaristi di pimpin oleh P. Aris Gah, SVD. Dalam homilinya Pater mengatakan bahwa Yesus Gembala yang baik adalah Alfa dan Omega, Awal dan Akhir hidup kita. Karena itu, sebagai pengikut-Nya diharapkan agar kita selalu taat dan berpasrah pada kehendak-Nya dan membiarkan Yesus merajai hati kita. Bagaimana Ia bisa merajai hati kita, kalau di dalamnya ada iri hati, dengki  dan dendam? Lebih lanjut Pater Aris mengatakan, “Setiap kita dipanggil untuk menjadi raja atas dirinya sendiri dengan cara: setia tekun untuk berproses dengan diri, sikap mengendalikan diri terhadap godaan-godaan dan tidak mudah menyerah.

Perayaan Ekaristi ini dimeriahkan oleh suara merdu para Novis dan beberapa suster dari Komunitas Profes. Melengkapi kegembiraan dan sukacita merayakan pesta pelindung komunitas, kami mengudang komunitas Profes untuk santap malam bersama dan rekreasi bersama di komunitas Novisiat.

“ Ya Yesus Raja Semesta Alam, Hendaknya Engkau Merajai juga seluruh diri dan perjalanan panggilan kami. Amin”

Berita/Laporan: Rebecha Nuban  (Novis II)

Foto: Sr. Fridolyanti Seran SSpS dan Sr. Filomena Bui, SSpS

Editor: Sr. Innes Maximiliani, SSpS
KomKom SSpS Timor

HARI MINGGU MISI SEDUNIA: Suster Yunior Distrik Kupang Berbagi Cerita Misi Dengan Para Sahabat di LAPAS Anak Kota Kupang

Biarkanlah Kami Menjadi SaksiMu

“Hati Berkobar-kobar, Kaki Bergegas Pergi Mewartakan Sukacita Injil”

(Luk.24:13-35)

Para Suster Yunior SSpS Timor merayakan Hari Minggu Misi Sedunia ke-97 dengan beberapa kegiatan diantaranya; sharing misi bersama Orang Muda Katolik (OMK) dari lintas Universitas di Kota Kupang pada Sabtu, 21 Oktober 2023 dan Anak-anak di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Klasi 1 Kupang, pada hari Minggu 22 Oktober 2023

Misi bagi kami adalah “berbagi” maka, tujuan kegiatan ini membagi sukacita Injil kepada mereka yang ada di sekitar kami, yang berjalan bersama kami dan yang bekerjasama dengan kami.

“Biarkanlah kami menjadi saksi Mu”,  sebuah harapan sekaligus kerinduan untuk mewujudkan misi di tengah berbagai jeritan dan kesakitan dunia saat ini.

“Hati kami berkobar untuk mendengarkan sharing dan curahan hati anak-anak muda yang saat ini tengah  mengenyam pendidikan di bangku kuliah di beberapa Perguruan Tinggi di kota Kupang, ada  banyak yang mengalami kesulitan dan tantangan hidup;  makan minum serba irit, kesulitan dalam membayar uang kuliah, perjuangan untuk mencari uang tambahan biaya kuliah dan kos, keterbatasan fasilitas yang mendukung perkuliahan dll. Demikian juga sesama narapidana; suara, hak  dan kebebasan mereka  dipasung dalam  jeruji besi, mereka dikucilkan bahkan dianggap rendah oleh masyarakat” ungkap Sr. Adolfina Nabu, SSpS Ketua Yunior SSpS Timor

Sharing bersama orang muda dan anak-anak di LPKA menyadarkan kami bahwa misi bukan hanya sebuah perjalanan menuju negara misi, tentang mengubah dunia dengan semua karya misi yang spektakuler, tetapi lebih dari itu adalah “Kehadiran”. Hadir untuk menyapa dan berbagi cerita tentang kehidupan dengan mereka, mendengarkan dengan hati jeritan dan perjuangan hidup mereka. Kemudian  mencari solusi dan jalan keluar untuk mengatasi kesulitan dan tantangan  yang mereka hadapi.

Akhir-akhir ini ada banyak peristiwa yang cukup memprihatinkan; salah satunya peristiwa bunuh diri dikalangan orang muda. Peristiwa ini membuat kami berefeleksi lebih dalam “apa yang harus kami buat untuk membantu orang muda khususnya yang sedang terjerat dalam kebimbangan dan keputusasaan.

Kami berkomitmen ditengah kesibukan kami meluangkan waktu untuk hadir ditengah mereka,  menjadi secercah harapan bagi mereka, mendengarkan, mengarahkan dan mendekatkan mereka kepada Tuhan,  apa pun situasinya dan bahkan sangat sulit. Karena sebenarnya Tuhan selalu menyertai kita dalam setiap peristiwa hidup. Dia yang penuh cinta dan belaskasih akan menolong pada waktu yang tepat.

Hati kami berkobar-kobar, kaki kami ingin lekas berjalan mencari mereka, mewartakan bahwa Tuhan dekat, Tuhan ada dan Tuhan tidak pernah meninggalkan siapapun.

Pesan Paus Fransiskus di hari minggu misi sedunia ke-97 “Hati berkobar-kobar, kaki bergegas pergi mewartakan injil” dan identitas kami sebagai religius misionaris menantang kami untuk terus berkobar-kobar dalam cinta untuk misi dunia (Passion for global mission)

Diakhir kegiatan aksi panggilan dan sharing misi, bapak Kornelis Keli selaku Pembina LPKA mengungkapkan harapannya, agar kegiatan bersama anak-anak di LPKA terus berlanjut dan kobaran semangat misi tetap bernyala untuk terus melayani semua orang yang membutuhkan.

Setelah melewati dua kegiatan ini kami pun berharap semoga kobaran api cinta kami untuk misi dunia semakin bernyala. “Tuhan…..Biarkanlah kami menjadi saksiMu”

 

Penulis berita: Sr. Veronika Bele Bau, SSpS dan Sr. Adolfina Nabu, SSpS

Foto-Foto; Sr. Veronika, SSpS

Editor: Sr. Innes Maximiliani, SSpS
Komkom SSpS Timor

 

 

 

 

 

 

Pembukaan Masa Probasi Provinsi SSpS Timor

Komunitas Probanis Belo:

Sr. M. Fransiska Snae SSpS, Wakil Provinsial SSpS Timor sekaligus pemimpin Probanis,  membuka secara resmi  masa probasi bagi Sr. Raynildis Bria, SSpS dan Sr. Maria Nelde Dau, SSpS pada Minggu, 10 September 2023.  Moment istimewa dan berahmat ini dlaksanakan dalam perayaan Ekaristi Kudus yang dipimpin oleh P Stef Lio, SVD Rektor Biara Bruder Gregorius Oebufu di Kapela Komunitas Probanis Belo-Kupang

Dalam homili singkatnya P. Stef, SVD membagi intisari pesan Tuhan lewat bacaan- bacaan suci. “Teguran atau nasihat harus  diberikan atas dasar kasih, kasih tidak pernah berbuat jahat, tetapi selalu melakukan perbuatan baik. Allah tidak pernah mengecewakan selalu membawa orang pada keselamatan. Sebagai Duta kasih Tuhan kita punya misi yang sama  dan dipanggil untuk menyelamatkan yang tersesat, ungkap Pater Stef.  Lebih lanjut Pater Stef mengatakan, “masa probasi masa adalah masa untuk mendengarkan apa yg akan disampaikan oleh formator dan dengar kata hati sendiri tentang arti terdalam sebagian Abdi Roh Kudus. Dan masa untuk memperoleh nutrisi-nutrisi rohani sebagai Abdi Roh Kudus yang sehat dan gemuk secara psikis, mental dan spiritual.”

Sr. M. Fransiska dalam sambutannya menyampaikan harapan-harapan. “ Saya berharap masa probasi bukan hanya masa persiapan kaul kekal saja tetapi lebih dari itu adalah kesempatan berahmat untuk berjalan bersama rahmat Tuhan, membuka diri seutuhnya kepada bimbingan Roh Kudus agar sanggup dan mendengarkan dengan seksama apa yang menjadi kehendak Tuhan atas diri kita.”

Menutup acara pembukaan masa probasi Sr. Marianelde Dau, SSpS mewakil Sr. Reneldis mengucapkan syukur berlimpah pada Tuhan yang telah memanggil mereka berdua sebagai Abdi Roh Kudus. “Tuhan berkarya melalui kongregasi dan TPP sehingga menerima kami untuk memulai masa probasi selama 9 bulan. Semoga dengan rahmat Roh Kudus kami dimampukan untuk bekerja sama dengan Rahmat Allah, bisa mengikuti seluruh proses dan dinamika dalam masa probasi ini. Terima kasih kepada Sr. M. Fransiska, yang telah menerima kami secara resmi untuk memulai masa probasi, juga Pater Stef  yang telah mempersembahkan misa syukur dan semua suster, para ketua dan pengurus;  KUB (Kelompok Umat Basis) St. Yohanes Maria Vianey, KUB St. Yohanes Paulus II, KUB St. Mikhael Agung  yang hadir dan mendukung kami di jalan panggilan suci ini. Dukungan dan perhatian ini menjadi kekuatan bagi kami untuk berlangkah lebih maju lagi.”

Misa syukur pembukaan ini dimeriahkan oleh koor dari para suster Yunior Student, dihadiri para suster dari komunitas Kupang, komunitas Bello, dan umat Allah dari KUB St. Yohanes Maria Vianey, KUB St. Yohanes Paulus II dan KUB St. Mikhael Agung.

 

       ” Selamat Menjalani Masa Probasi, Tuhan Menyertaimu Selalu”

 

Berita/Laporan: Sr. Veronika Bele Bau, SSpS (Yunior Student)

Foto: Sr. Deviyani Lada, SSpS (Yunior Student)

Editor: Sr. Innes Maximiliani, SSpS
Komkom SSpS Timor