Perkuat Tata Kelola dan Sinergi: Yasra Gelar Pertemuan Kepala Sekolah
Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dan memperkokoh manajemen internal lembaga, Yayasan Pendidikan Regina Angelorum Timor menggelar pertemuan intensif yang melibatkan seluruh kepala sekolah di bawah naungannya. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 12 September 2026, berpusat di Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.
Pertemuan strategis ini dihadiri oleh para kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD/TKK, SD, SMP, hingga SMA/SMK yang tersebar di wilayah pelayanan yayasan.
Pembukaan oleh Pengawas Yayasan selaku Pelaksana Tugas
Sehubungan dengan kondisi Ketua Yayasan yang sedang sakit, tugas kepemimpinan dan pelaksanaan agenda diambil alih oleh Pengawas Yayasan Sr. Yulita Belebau, SSpS.
Guna mencairkan suasana dan membangun energi positif di antara para peserta, kegiatan diawali dengan sesi ice breaking yang dipandu langsung oleh Pengawas Yayasan selaku Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua. Setelah suasana kebersamaan yang hangat terbangun, beliau menyampaikan agenda utama pertemuan serta arah strategis yang ingin dicapai bersama demi kemajuan mutu sekolah se-yayasan.
Sosialisasi Regulasi: Dari Tata Kelola hingga Roadmap Sentralisasi 2028
Agenda inti pertemuan berfokus pada pembenahan sistem administrasi dan operasional satuan pendidikan melalui pemaparan beberapa poin krusial, di antaranya:
- Tata Kelola Yayasan: Penegasan kembali struktur, fungsi, dan standar operasional prosedur demi terciptanya manajemen sekolah yang profesional.
- Sentralisasi Keuangan: Strategi pemaparan sistem satu pintu untuk mewujudkan transparansi dan akuntabilitas. Berdasarkan hasil pemetaan, program sentralisasi ini ditargetkan akan resmi berjalan sepenuhnya pada tahun 2028.
- Peraturan Umum Kepegawaian & Updates: Sosialisasi regulasi ketenagakerjaan terbaru, hak dan kewajiban guru/pegawai, serta penyesuaian aturan terkini di lingkungan yayasan.
Keputusan Strategis Hasil Diskusi Kelompok
Agenda paling dinamis dalam pertemuan ini adalah diskusi kelompok untuk membedah visi dan misi sekolah berdasarkan acuan yayasan. Seluruh kepala sekolah dibagi menjadi dua kelompok besar: kelompok pertama untuk jenjang PAUD dan TKK, sedangkan kelompok kedua untuk jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK.
Dari diskusi intensif tersebut, lahir beberapa keputusan penting yang disepakati bersama:
- Adopsi Visi dan Misi: “Kelompok memutuskan untuk mengadopsi sepenuhnya visi dan misi yayasan serta Kemendikdasmen ke dalam visi dan misi masing-masing sekolah. Sebagai penegasan komitmen, teks visi dan misi yayasan wajib dicetak dan dipajang secara resmi berdampingan dengan teks visi dan misi sekolah di setiap instansi.
- Keseragaman Identitas (Seragam Yayasan): Kedua kelompok diskusi sepakat dan memutuskan untuk pengadaan seragam yayasan dengan warna yang sama untuk seluruh jenjang pendidikan, mulai dari PAUD/TKK hingga SMA/SMK yang akan dimulai pada 2028.
- Peninjauan Kalender Pendidikan: Untuk draf kalender pendidikan yayasan, para kepala sekolah diberikan waktu selama satu minggu ke depan untuk mempelajari isinya secara mendalam. Jika terdapat usulan, penambahan, atau koreksi, pihak sekolah diminta untuk berkomunikasi dengan Plt. Ketua Yayasan.
- Perayaan HUT Yayasan & Pentas Seni: Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Yayasan pada 2 Agustus, disepakati untuk mengadakan pementasan seni budaya yang dipusatkan di SMKS Kusuma Atambua – Raibasin.
- Kunjungan Holistik: Pelaksanaan program kunjungan holistik antarsekolah-sekolah di bawah naungan Yayasan Regina Angelorum Timor untuk mempererat persaudaraan, studi banding dan mutu.
- Pengembangan Karakter & SDM: Pelaksanaan rekoleksi guru dan pegawai dibagi per wilayah dan per jenjang: PAUD/TKK, SD/SMP, dan SMA/SMK.
Evaluasi Strategis: Pembahasan Hasil RUA dan Sesi Tanya Jawab
Melanjutkan dinamika pertemuan, pihak pengurus yayasan memaparkan poin-poin hasil Rapat Umum Anggota (RUA) yang telah dilaksanakan sebelumnya. Sesi ini krusial sebagai bentuk pelaporan arah kebijakan makro yayasan ke depan.
Rapat berlangsung dinamis, terutama saat memasuki sesi tanya jawab. Ruang diskusi ini dimanfaatkan oleh para kepala sekolah untuk mengklarifikasi kebijakan, mengajukan solusi atas tantangan di lapangan, serta menyamakan persepsi dalam mengimplementasikan program menuju tahun 2028.
Penutup: Sharing, Makan Siang Bersama, dan Sayonara
Menjelang akhir rangkaian acara, pertemuan maraton ini ditutup dengan sesi berbagi berkat dan tantangan. Para kepala sekolah saling berbagi kisah sukses serta praktik baik (best practices), sekaligus mengutarakan tantangan riil di daerah penugasan masing-masing.”
Seluruh rangkaian kegiatan strategis ini kemudian ditutup dengan hangat melalui acara makan siang bersama sebagai wujud kebersamaan dan persaudaraan. Acara berakhir penuh sukacita dengan sesi “Sayonara”, di mana para kepala sekolah berpamitan untuk kembali ke unit tugas masing-masing, membawa semangat baru demi kemajuan Yayasan Regina Angelorum Timor.
Sr. Maria Yosefin, SSpS








